Solusi MicroSD Minta Format di Ponsel Android

Kemarin siang saya dikejutkan dengan pop-up yang muncul di hp android saya. Satu tahun lebih menggunakan hp ini, baru sekali muncul pop-up semacam itu. Pop-up yang berisi pertanyaan konfirmasi untuk memformat kartu memori eksternal (microsd). Kurang lebihnya seperti ini “Format SD card? All data on your card will be lost.”

Micro Sd eksternal android  tiba-tiba minta di format

Tanpa pikir panjang saya membatalkannya dengan menekan Cancel karena itu hal yang tidak wajar dan saya tidak mau kehilangan file-file yang berada di dalamnya.

Saya memainkan hp dengan santainya seperti biasa. Sampai akhirnya saya tahu bahwa memori ekternal (microsd) hp android saya tidak terbaca ketika akan meng-upload sebuah foto yang tersimpan di dalamnya. Saya cek di Setelan, Penyimpanan, ternyata benar hanya ada penyimpanan internal. Saya juga baru sadar kalau android saya menjadi sangat lemot.

Saya sedikit panik karena file-file yang berada di dalam microsd tersebut belum sempat saya pindahkan ke memori lain. Saya takut kehilangan isi memori yang besarnya hampir 10 Gb yang terdiri dari sebagian besar foto jepretan sendiri, file musik, beberapa video rekaman tingkah lucu keponakan dan catatan-catatan penting dalam format .docx.

Android tiba-tiba mati setelah dinyalakan

Mengetahui microsd tidak terbaca, saya melepasnya dari ponsel android itu. Saya buka melalui laptop, ternyata microsd bisa terbaca dengan baik. Apakah mungkin hp android saya yang bermasalah? Untuk mengeceknya, saya coba matikan beberapa saat, kemudian saya hidupkan kembali. Ternyata benar, android saya yang error. Baru nyala sebentar, layar standby beberapa detik kemudian mati lagi, kemudian nyala lagi, kemudian mati lagi, begitu seterusnya.

Yo wes, masalah sudah ditemukan, siapa yang error sudah ketahuan. Sekarang saatnya coba-coba memperbaiki ponsel android saya. Saya matikan ponsel, kemudian masuk ke recovery mode. Di recovery mode saya lakukan wipe cache partition. Setelah proses wipe cache partition selesai, saya nyalakan kembali. Alhamdulillah android saya berjalan dengan normal dan tidak lemot.

Microsd tidak bisa diformat melalui laptop

Sekarang tinggal microsd. Saya berpikir masalah tadi berhubungan dengan microsd. Jadi saya putuskan untuk memformat sekalian. Saya pindahkan file penting ke dalam laptop kemudian memformat microsd tersebut. Ternyata tidak bisa. Tombol konfirmasi format microsd tidak bisa ditekan. Padahal adapter yang saya gunakan dalam keadaan unlock.

Saya coba format melalui ponsel android yang sudah tidak bermasalah tadi. Saya pasang microsd dan terbaca dengan baik. Kemudian masuk Setelan, Penyimpanan, Kartu SD, Erase external storage, dan berhasil.

Setelah berhasil, semua file yang sudah di-back-up pada laptop saya masukkan kembali ke microsd. Senang rasanya ponsel android yang tadi error sekarang bisa normal kembali.

Bagi teman-teman yang mengalami hal yang sama dengan saya bisa coba cara yang saya lakukan. Untuk masuk recovery mode silahkan cari cara sesuai dengan merk dan tipe ponsel android masing-masing. Khusus untuk Anda pengguna ponsel android dari Asus, selamaaaaat…. kita sama. Saya juga pengguna ponsel dari Asus, model yang saya pakai Asus ZenFone 5. Jadi di sini saya akan tuliskan juga cara masuk recovery mode Asus ZenFone. Cara ini saya praktekkan dengan Zenfone 5 android Lollipop.

Cara masuk recovery mode Asus Zenfone

  1.  Matikan Zenfone.
  2. Tekan tombol power dan Volume up (Volume +) secara bersamaan, Tekan dan tahan kedua tombol sampai masuk Fastboot mode.
  3. Gunakan tombol Volume untuk mengubah pilihan sampai ke recovery mode, kemudian tekan tombol power untuk memilihnya.
  4. Ponsel akan mati kemudian hidup kembali.
  5. Terlihat robot android berwarna hijau tumbang dengan segitiga merah bertanda seru di dalamnya.
  6. Tekan dan tahan tombol power dan volume up (volume +) secara bersamaan, kemudian lepas tombol volume up (Volume +)
  7. Sekarang Anda berhasil masuk ke recovery mode.

Cara melakukan wipe cache partition

Setelah berhasil masuk ke recovery mode, sekarang saatnya melakukan wipe cache partition. Coba lihat sebentar ke dalam recovery mode. Di situ ada pilihan Reboot system now, Apply update from ADB, Wipe data/Factory reset, Wipe cache partition, Reboot to bootloader, Power down dan View recovery log.

Gunakan tombol volume untuk memindah pilihan naik turun. Pastikan pilihan berada pada Wipe cache partition. Jika sudah, tekan tombol Power agar proses wipe cache partition berjalan. Tunggu prosesnya sampai selesai. Kemudian pilih Reboot system now untuk menyalakan ponsel android.

Proses reboot setelah melakukan wipe cache partition akan terasa agak lama. Jangan khawatir, itu wajar. Tunggu saja sambil santai menikmati secangkir kopi, lalu lihat hasilnya. Seharusnya ponsel Anda juga normal jaya seperti android saya.

Note: Jangan salah memilih Wipe data/factory reset karena akan menghapus semua data di internal ponsel dan menjadikan ponsel kosong seperti kondisi ponsel saat membeli baru.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*